Home‎ > ‎Topik‎ > ‎Energi‎ > ‎Energi Terbarukan - Renewable Energy‎ > ‎002. Biofuel‎ > ‎Z. References‎ > ‎Kliping Artikel‎ > ‎

Mikroalga laut tropis untuk biodiesel


Impian untuk mengubah mikroalga menjadi biodiesel hendakya menjadi impian
bersama bangsa Indonesia (mulai masyarakat umum, peneliti, budayawan,
politisi, saudagar, ... hingga keamanan). Dari sisi energi ke depan, bukan
hanya Indonesia yang tersejahterakan tetapi juga dunia.

Berikut saya tampilkan perhitungan angka produksi kasar:

- Panjang pesisir Indonesia kurang lebih 80.000 km. Pesisir yang potensial
untuk untuk bercocok tanam mikroalga laut adalah 20.000 km meliputi daerah
Sumatara bagian timur, Kalimantan bagian Barat dan Selatan, Jawa bagian
Utara, Nusa Tenggara dan Bali bagian Utara. (Mudah-mudahan kita nanti
tidak berebut lahan laut. Saya dengar telah terjadi penjarahan lahan untuk
sawit di Sumatra dan Kalimatan).

- Jika digunakan angka pesimis, lahan yang dapat ditanami dari garis tepi
pantai adalah 1 km (pengamatan saya yang pernah memancing di pantai Utara
Jawa, kenyataannya bisa mencapai 6 km) maka tersedia areal 2 juta Ha.

- Anggap angka produktivitas pesimis 60.000 L/Ha/th (10 kali produktivitas
sawit, kenyataannya bisa 100x), maka total produksi minyak nabati 120 M
liter/L atau 0.8 M barel/tahun atau 2 juta barrel/hari (produksi minyak
bumi Indonesia saat ini kurang dari 1 juta barel/hari).

Angka yang lebih dari cukup untuk memenuhi untuk kebutuhan minyak
domestik. Apalagi jika disertai dengan sentuhan riset dan teknologi, maka
kebutuhanan dunia pun akan tercukupi.

Untuk produksi biomassa mikroalga: kebutuhan mineral dasar dan air dari
air laut (gratis), sinar matahari (gratis), dan udara (gratis). Artinya
hanya perlu kemauan, kerja keras, dan komitmen.

Efek domino dari pengembangan mikroalga, adalah budidaya akuakultur,
pengembangan pupuk organik untuk pertanian, pengembangan pakan dan pangan
dari laut, pengembangan obat-obatan, pengembangan kosmetik, pengembangan
industri berbasis mineral, dan lain-lain.

Bahkan dari sisi Wawasan Nusantara, mungkin Indonesia akan meluas karena
sebagian bangsa Indonesia akan suka tinggal di atas laut untuk panen
minyak tiap hari.

Zeily Nurachman



Comments