Harimau Sumatra (pengalaman survey PLTM).


Harimau Sumatra.

Saat survey mencari ketinggian sungai untuk PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hydro) di daerah Sumatra Barat bersama seorang sahabatku sekitar 2 bulan yang lalu, seorang petani memperingatkanku agar tidak meneruskan perjalananku.

"Sekarang sudah sore pak (16.30). Hewan2 liar sudah mulai keluar, terutama harimau dan beruang", demikian katanya.

Kupikir, kenapa keluarnya (berburunya) Harimau Sumatra mesti malam ?
Yg kulihat di NGC (National Geographic Channel), harimau di Taman Nasional India kalau cari makan selalu siang hari.
Padahal seluruh harimau di Asia & Indonesia kan satu keturunan ?

Setelah kurenungkan beberapa hari, muncullah dugaan sementara sbb :

1. Kedua harimau tsb. (India & Sumatra) hidup di lingkungan yg berbeda.
    Di Sumatra hidupnya di hutan lebat, Hutan Hujan Tropis.
    Sementara di India hidup di padang rumput, seperti singa, chitah, macan tutul dll. (ini yg kulihat di NGC).

2. Dengan kondisi alam yg berbeda, cara mencari makananpun akan berbeda.
    Harimau India mengandalkan kecepatan dan kegesitan dalam menangkap mangsa.

3. Sementara Harimau Sumatra mengandalkan pengintaian, penyamaran dan kejutan dalam menangkap mangsa.
    Dan penyamaran yg paling sempurna adalah di malam hari.

4. Disamping itu, Harimau Sumatra masih punya predator di siang hari, yaitu para pemburu liar. 

5. Jadi, anak2 Harimau Sumatra yg terlahir lebih suka berburu di siang hari, akan kelaparan dan mati, atau mati ditembak pemburu, sehingga putuslah jalur
        genetisnya (keturunannya).

6. Sementara, anak2 Harimau Sumatra yg terlahir lebih suka berburu di malam hari, akan lebih survive dan akan menurunkan generasi2 yg suka berburu di
        malam hari.

Inilah MIKRO EVOLUSI.
Perubahan
spesies yg dimulai dengan satu pergeseran kecil sifat2 spesies pendahulunya.


Salam, Nurseto

Sumber : http://tech.groups.yahoo.com/group/mikrohidro_group/message/2868


Comments