Home‎ > ‎Topik‎ > ‎Lingkungan (Environment)‎ > ‎Bank Sampah‎ > ‎Referensi‎ > ‎Karya Tulis Ilmiah‎ > ‎

Penerapan Sistem Pengelolaan Sampah Kota Dengan Pemberdayaan Fungsi TPS Sebagai Solusi Pengurangan Timbunan Ssampah Di TPA Kota Surakarta


Ringkasan


Kota Surakarta merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang cukup berkembang. Perkembangan Kota Surakarta terlihat dari meningkatnya jumlah penduduk Kota Surakarta tiap tahunnya. Peningkatan jumlah penduduk ini akan memicu meningkatknya kegiatan jasa, industri, bisnis dan sebagainya di wilayah Surakarta, yang akan memicu meningkatnya produksi limbah buangan atau sampah. Kota Surakarta masih menggunakan sistem tradisional dengan konsep kumpul, angkut dan buang untuk menangani masalah sampah ini. Sistem pengelolaan sampah secara tradisional ini sudah mulai ditinggalkan oleh beberapa kota besar lainnya seperti Yogyakarta, Batam, dan Lhoksumawe. Kota-kota besar tersebut sudah memulai sistem pengelolaan sampah dengan metode yang lebih modern. Sistem pengelolaan sampah modern yang dimaksud adalah konsep 3R (reduce, reuse, recycle).

Tujuan dari penulisan ini yaitu menerapkan sistem pengelolaan sampah kota secara efektif dan efisien, meningkatkan fungsi TPS dalam mengurangi sampah domestik di TPA Kota Surakarta, mengubah pola pikir masyarakat dari membuang sampah menjadi mengelola sampah dan meningkatkan kreatifitas masyarakat dalam proses produksi daur ulang sampah. Penulisan karya tulis ini diperoleh dari laporan hasil penelitian, jurnal ilmiah, buku teks, media publik, observasi dan berbagai referensi pustaka pendukung yang memiliki kesesuaian dengan objek penulisan.

Dalam karya tulis ini memiliki gagasan mengenai suatu penerapan sistem pengelolaan sampah kota dengan pemberdayaan TPS sebagai solusi pengurangan timbunan sampah di TPA Kota Surakarta. Pemberdayaan TPS ini dilakukan dengan mengubah TPS menjadi fasilitas pengelolaan dan pengolahan sampah. Fasilitas pengelolaan sampah di TPS ini diterapkan dengan pembuatan beberapa bak pemilahan sampah. Fasilitas pengolahan sampah yang akan diterapkan di TPS ini berupa alat-alat pembuatan kompos (komposter) dan digester biogas. Dari penerapan sistem yang diajukan dapat diartikan sebagai solusi untuk mengurangi penumpukan timbunan sampah di TPA Kota Surakarta dan akan menciptakan konsep Zero Waste. Konsep Zero Waste ini meliputi proses pengurangan volume timbulan sampah dan penanganan sampah sedekat mungkin dari sumbernya dengan pendekatan melalui aspek hukum (peraturan), aspek organisasi (kelembagaan), aspek teknis operasional, aspek pembiayaan (retribusi), serta aspek peran aktif masyarakat

Hasil yang diperoleh dari sistem ini yaitu adanya perbaikan sistem pengelolaan sampah kota, terciptanya suatu kerjasama antara pemerintah, masyarakat dan industri daur ulang sampah dalam mengelola sampah, masyarakat memperoleh wawasan lingkungan terhadap mitigasi pemanasan global, terciptanya lingkungan Kota Surakarta yang bersih dengan berkurangnya efek dari timbulan sampah, terciptanya peluang kerja kepada masyarakat dalam proses pengelolaan dan pengolahan sampah, dan meningkatnya status sosial masyarakat.


Ċ
Wildan Maulana,
Oct 12, 2010, 12:23 PM
Comments