Nah ini dia, Bank Sampah.....!!!


JAKARTA, KCM - Kesadaran akan lingkungan telah ditunjukkan warga RT 09 RW02 Kelurahan Pasar Minggu Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan. Wujud kesadaran itu adalah dengan melakukan pemilahan sampah di setiap rumah. Sampah basah dimanfaatkan menjadi kompos yang nantinya digunakan sebagai pupuk untuk penghijauan. Yang lebih menarik lagi, sampah kering mereka tabung di "Bank Sendu" yang merupakan singkatan dari "Sembilan Dua, Senang Daur Ulang".

Kader lingkungan ibu Emi Sarirahmi (39) menuturkan, Bank Sendu dibentuk agar warga menabung sampah secara teratur. Di sini sampah bukan hanya dikumpulkan, tetapi juga ada administrasinya. Warga yang menabung akan di catat dalam pembukuan dan ketika warga menyetor sampah tidak langsung diberi uang. Mereka akan mendapatkannya setelah sampah dijual bersama kepada pengepul (pembeli sampah) yang telah jadi mitra. 

Setelah dijual, uang baru diberikan sesuai dengan jumlah tabungan masing-masing warga dan dikenakan potongan 10 persen untuk administrasi dengan tujuan untuk operasional bank. Dengan sistem bank sendu ini, warga sudah mampu menanggulangi sampahnya sendiri dan ini merupakan bagian dari penyelesaian lingkungan. (Husni Arifin) 


>>> Kemarin sore menyaksikan berita terkait di tv bahwa satu kilogram sampah plastik dari masyarakat oleh Bank Sendu dihargai Rp.3.000,-. Sedangkan Bank Sendu menjual sampah plastik tersebut ke pengepul dengan harga Rp.4.000,-.


Comments