Percobaan 001

Versi  : Galponik v.02, [Sahabat bisa melihat fotonya disini]
Media : Pasir Malang 
Pompa : Aquila P1200, 220/240 Volt 50 Hz 13 Watt
Tanaman : Caisim/Sawi Hijau
Cara penanaman : Biji langsung disimpan di media tanam, ketika pertama kali media tanam disimpan. 
Ikan : 6 ekor Ikan Nila
Pakan Ikan : Beauty Choice (FWUSOW INDUSTRY Co. Ltd, Exclusively For : PT. Citra Mandiri Kencana)
Start : 10 Januari 2013


Catatan-Catatan

Jika biji langsung disimpan di media tanam akuaponik (batu malang), maka setelah 9 hari, benih caisim perkembangannya sepertinya sangat minim, setelah 9 hari tinggi caisim (sawi hijau) hanya kira2 2 cm (termasuk akar), oleh karena itu, dicoba pembenihan dulu di botol bekas air mineral, setelah tinggi beberapa cm (setelah akarnya sudah mulai berkembang baik), baru dipindahkan ke Galponik ....

29 Januari 2013

Pada malam hari, sesudah pulang, shalat dan  makan malam, oleh istri diberitahu, ada ikan yang mati di Galponik, letaknya di 'leher' Galponik,  tadi pagi tidak terlihat, mungkin karena letaknya "tersembunyi", yang pertama menemukan juga anak kecil yang sedang main di depan rumah, yang kemudian memberitahukannya ke istri saya ... 

Sepertinya Ikan Nila ini sudah mati cukup lama, antara 2-3 hari, karena dari kondisi fisiknya yang sudah mulai rusak, kemungkinan karena tidak ada sirkulasi air, 4 hari, kamis s/d minggu, kami silaturahmi ke saudara di bandung, dan menitipkan Galponik pada adik, tapi sepertinya, karena sering tidak dirumah, pompa jarang dinyalakan, sehingga ketika hari minggu pulang, air di Galponik benar-banar butek .., setelah dinyalakan 1 malam, keesokan siang-nya, alhamdulillah, air di Galponik sudah menjadi jernih kembali.

1 Februari 2013

Sepertinya menggunakan pompa 13 Watt terlalu besar, ketika endapan di media tanam (dalam hal ini pasir malang) sudah mulai padat, air mulai "luber" karena in dan out air via media tanam sudah tidak seimbang. akhirnya pompa diganti dengan yang 6 Watt. 

Berlanjut ke Percobaan 002.

Comments