Lele

Lele di Indonesia memiliki berbagai nama : 

  • Ikan Kalang (Sumatra Barat)
  • Ikan Maut (Gayo dan Aceh)
  • Ikan Kalang Putih (Padang)
  • Ikan Duri (Sumatera Selatan)
  • Ikan Sibakut (Karo)
  • Ikan Pintet,  ikan Kaleh (Kalimantan Selatan)
  • Ikan Penang (Kalimantan Timur)
  • Ikan Keling (Makassar)
  • Ikan Cepi (Sulawesi Selatan)
  • Ikan Lele, Wais, dan Lindi (Jawa Tengah)
  • Ikan Wiru (Jawa Barat)

Sedikitnya terdapat 55–60 spesies anggota marga Clarias diseluruh dunia. Dari jumlah itu, di Indonesia kini diketahui belasan spesies lele, beberapa di antaranya baru dikenali dan dideskripsi dalam 10 tahun terakhir. Berikut ini adalah daftar jenis (spesies) Ikan Lele menurut Ferraris (2007), yang terdapat di Indonesia.

  1. Clarias batrachus (Linnaeus, 1758). Disebut juga Lele kampung, Kalang, Ikan Maut, Ikan Pintet. Menyebar di Asia Selatan dan Asia Tenggara termasuk di Sumatera, Jawa dan Kalimantan. - Lihat Gambar

  2. Clarias gariepinus (Burchell, 1822). Disebut sebagai Lele Dumbo (King Catfish). Menyebar luas di Afrika dan Asia Kecil, kini diternakkan di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. - Lihat Gambar

  3. Clarias insolitus (Ng, 2003). Endemik di aliran Sungai Barito, Kalimantan. - Lihat Gambar

  4. Clarias intermedius (Teugels, Sudarto & Pouyaud, 2001). Endemik di Kalimantan Tengah, di antara Sampit dengan Sungai Barito. - Lihat Gambar

  5. Clarias kapuasensis (Sudarto, Teugels & Pouyaud, 2003). Endemik di Kalimantan Barat, di sekitar aliran Sungai Melawi dan Kapuas. - Lihat Gambar

  6. Clarias leiacanthus (Bleeker, 1851). Endemik di Kalimantan Barat, di aliran Sungai Kapuas. - Lihat Gambar

  7. Clarias meladerma (Bleeker, 1846). Disebut juga dengan Wiru, Wais, Ikan Duri, atau Lele Hitam. Terdapat di lembah Sungai Mekong, Sumatra, Jawa, Kalimantan dan Filipina. - Lihat Gambar

  8. Clarias microstomus (Ng, 2001). Endemik di Kalimantan Timur, di sekitar aliran Sungai Mahakam dan Kayan. - Lihat Gambar

  9. Clarias nieuhofii (Valenciennes, 1840). Disebut juga dengan Limbat, Lembat. Terdapat di Sumatra, Kalimantan, India, Filipina, Thailand, dan pesisir Kamboja, serta kemungkinan di sisi Pegunungan Cardamom di arah Sungai Mekong. 

  10. Clarias nigricans (Ng, 2003). Endemik di Kalimantan Timur, di sekitar aliran Sungai Mahakam.

  11. Clarias olivaceus (Fowler, 1904). Endemik di Sumatera Barat, di sungai-sungai dataran tinggi.

  12. Clarias planiceps (Ng, 1999). Disebut juga sebagai Lele Kepala-pipih. Endemik Kalimantan. Habitatnya meliputi hulu Sungai Rajang dan Kapuas, Kalimantan Barat, serta Sungai Kayan, Kaltim.

  13. Clarias pseudoleiacanthus (Sudarto, Teugels & Pouyaud, 2003). Endemik Kalimantan.

  14. Clarias pseudonieuhofii (Sudarto, Teugels & Pouyaud, 2004). Endemik Kalimantan Barat, pada sistem Sungai Kapuas bagian hulu.

  15. Clarias teijsmanni (Bleeker, 1857). Dinamakan juga sebagai Lele Kembang. Menyebar di sekitar aliran Sungai Kapuas, Kalimantan Barat, dan Jawa.

Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Animalia. Filum: Chordata. Kelas: tinopterygii. Ordo:Siluriformes. Famili: Clariidae. Genus: Clarias (Scopoli, 1777)

Sinonim: Chlarias (Scopoli, 1777). Macropteronotus (La Cepède, 1803). Clarias (Cuvier, 1816). Cossyphus (M’Clelland, 1844). Phagorus (M’Clelland, 1844). Dinotopteroides (Fowler, 1930). Prophagorus (Smith, 1939). Anguilloclarias (Teugels, 1982). Brevicephaloides (Teugels, 1982). Clarioides (Teugels, 1982). Platycephaloides (Teugels, 1982)

Comments